3
Mitos Google Dyno
Sebenarnya ini sudah lama, tetapi pernahkah kalian mendengar yang namanya Algoritma Dynosaurus ? Ini sangat populer ( hanya ) di Indonesia tetapi apakah kamu tahu bahwa algoritma Dynosaurus benar-benar tidak ada alias mitos?

Apa itu Algoritma Dynosaurus

Berdasarkan informasi yang terhimpun, algoritma dyno adalah algoritma yang melarang pemasangan /penggunaan iklan below the fold, dan disamping ( mungkin kurang lengkap hehehe ). 

Google Penguin dan Panda

Hanya ada dua algoritma yaitu Penguin dan Panda.Google Pengiun pertama kali dikenalkan pada April 2012 yang berguna untuk memberi penalty pada Webspammer. Banyak orang yang tidak dapat membedakan keduanya. Berikut perbedaannya
  • Google Panda menghukum blog anda jika memiliki artikel hasil duplikat atau tidak berkualitas ( terlalu singkat tetapi tidak berguna ).
  • Google Penguin hanya menghukum blog yang mendapat link dari blog yang memiliki artikel duplikat, tidak berkualitas dan sejenisnya. 
Cukup jelas perbedaannya, sekarang langsung ke topik utama bagaimana dengan si Dyno ?

Algoritma Dynosaurus

Google hanya memiliki dua algoritma, yaitu Penguin dan Panda. Tiada yang lain. Google memang memiliki 200 lebih cara untuk menentukan ranking di Google dan itu adalah rahasia Google tetapi algoritma dyno sangat tidak masuk akal jika digunakan untuk menentukan rank.
Algoritma Dyno melarang penggunaan iklan below fold ( di atas judul ), di samping dll. Terus blogger dapat penghasilan pakai apa ? Jika tiba-tiba anda terkena penalty, itu bukan karena algoritma dyno tetapi karena iklan yang tidak menggunakan rel='nofollow'. Jika benar-benar ada, tentu saja pendapatan dari Adsense maupun PPC lainnya otomatis akan berkurang dan menyebabkan kerugian yang tidak sedikit. Ini bagaikan bom waktu yang mengincar blogger yang tertipu.

Mengapa hanya Mitos SEO ?

Tentu anda hanya heran mengapa saya mengetahui hal itu. Saya tidak pernah menemui yang namanya si Dyno itu. Jika dipikir-pikir secara logis sih, tidak mungkin benar-benar ada karena alasan yang saya sebut di atas juga memang Google hanya memiliki 2 Algoritma jadi benar barangkali jika dikategorikan di Mitos SEO. Menariknya si Dyno hanya dikenal di Indonesia di lainnya ? Jangan dikata, bisa dikata blogger di Indonesia menjadi korban oleh kabar burung tidak jelas. Makanya jangan sekali-kali percaya dengan kabar burung.

Mengapa Blog saya terkena Penalty ?

Sebelum berburuk sangka lebih baik kita pikir dulu faktor lainnya.Terkena Penalty dapat dari Panda maupun penguin. Mungkin anda melakukan pelanggaran tanpa anda sadari. Seperti penggunaan link farming, paid link, artikel hasil duplikat dll.
Nanti akan saya bahas lebih lengkap di artikel selanjutnya.

Pesan 
Semoga anda tidak tertipu lagi dengan yang namanya Algoritma Dyno dan jangan sungkan bertanya ke saya sesuatu agar anda tidak salah kaprah lagi. Dapat bertanya melalui komentar, terima kasih.

Posting Komentar Blogger

  1. Ada banyak juga ya sob, Mitos SEO Yang Menyesatkan, fiuh untung aja sudah baca ni Artikel, terimakasih banyak sudah mau berbagi sobat.

    BalasHapus
  2. kalau memberi rel='nofollow' pada adsense gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena adsense milik google, pasti sudah dinofollow kan :) atau paling gak diabaikan oleh google

      Hapus

 
Top